PPD: Pentingnya Pemerataan Kualitas Pendidikan di Berbagai wilayah Indonesia

BARADETIK.COM

- Redaksi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:05 WIB

5018 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Payung Pemuda Demokrasi (PPD) menggelar diskusi publik bertajuk “Menuju 1 Abad Sumpah Pemuda: Menggugat Ketimpangan Akses Pendidikan” di Warkop Ikhlas Joglo, Jalan Strategi Raya Nomor 5, Joglo, Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 17.00 WIB tersebut diikuti sekitar 50 peserta yang terdiri atas pelajar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diskusi tersebut menghadirkan Radit, demisioner Senat Universitas Atma Jaya, Bintang, mahasiswa Fakultas Hukum Atma Jaya, serta Agif, aktivis PPD. Kegiatan dipandu oleh Irwansyah alias Wancah, pendiri Titik Kumpul Pemuda. Sejumlah peserta diketahui berasal dari kelompok pelajar.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Sumpah Pemuda yang diikuti peserta. Selanjutnya, para narasumber menyampaikan pandangan mengenai ketimpangan akses pendidikan, kondisi sarana dan prasarana sekolah, keterbatasan ekonomi sebagai hambatan pendidikan, serta pentingnya pemerataan kualitas pendidikan di berbagai wilayah Indonesia.

Melalui keterangan Humas Payung Pemuda Demokrasi (PPD), Selasa (20/10), Radit, demisioner Senat Universitas Atma Jaya, menyoroti kondisi pendidikan di sejumlah wilayah Indonesia bagian timur, khususnya Papua, Flores dan Maluku. Ia menilai, keterbatasan fasilitas sekolah, ketidakseimbangan kebutuhan tenaga pendidik, serta belum meratanya akses pendidikan menjadi persoalan yang memerlukan perhatian serius pemerintah. Ia juga menekankan pentingnya pemenuhan hak pendidikan bagi seluruh warga negara, termasuk masyarakat di wilayah terpencil.

Sementara itu, Bintang menegaskan bahwa, hak memperoleh pendidikan telah dijamin dalam Pasal 28C ayat (1) dan Pasal 31 UUD 1945, serta Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Menurutnya, faktor ekonomi, kesenjangan pembangunan antarwilayah, dan keterbatasan fasilitas pendidikan masih menjadi tantangan dalam mewujudkan pemerataan akses pendidikan. Ia turut menyoroti perlunya transparansi anggaran pendidikan, termasuk pembahasan mengenai alokasi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG), agar kebutuhan pendidikan dapat terpenuhi secara menyeluruh.

Adapun Agif, mengajak para pelajar untuk mengutamakan pendidikan, diskusi dan pengembangan kemampuan intelektual sebagai sarana menyikapi persoalan sosial. Ia menekankan bahwa, ilmu pengetahuan dapat menjadi landasan perjuangan untuk mendorong perubahan tanpa kekerasan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjauhi tawuran serta membangun generasi muda yang kritis, berintegritas dan memiliki kepedulian terhadap kepentingan masyarakat.

Pada sesi akhir, PPD menyampaikan manifesto pendidikan yang menekankan pentingnya sistem pendidikan nasional yang berkualitas, terjangkau, berlandaskan Pancasila dan UUD 1945, serta memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh warga negara. Manifesto tersebut juga memuat kritik terhadap persoalan korupsi, ketimpangan sosial dan berbagai kebijakan yang dinilai belum sepenuhnya berpihak kepada kepentingan rakyat.

Melalui manifesto tersebut, PPD menyampaikan lima gagasan utama, yakni:
– Penyelenggaraan pendidikan berkualitas dan terjangkau,
– Penguatan nilai kemanusiaan,
– Pengembangan kebebasan berpikir yang bertanggung jawab,
– Penanaman semangat belajar sepanjang hayat, serta,
– Pembentukan generasi intelektual yang berintegritas dan memiliki keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat. Selanjutnya seluruh rangkaian acara berakhir sekitar pukul 18.54 WIB. (Red).

Berita Terkait

Konsep Konsep Penting dan Mendasar dalam Penyusunan UULLAJ
Eric Vr: “Menolong Publik di Era Digital Adalah Menyajikan Kebenaran, Bukan Sensasi Clickbait
GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Komitmen Presiden Prabowo Wujudkan Indonesia Bebas Korupsi
Bursa Capres 2029 : Prabowo, Samsuri, S.Pd.I, M.A dan Anies, 3 Nama Calon Kuat untuk Pilpres 2029
Ucapan Apresiasi dan Terima Kasih atas Dedikasi Irjen Pol. Agus Suryonugroho Selama Menjabat sebagai Kakorlantas Polri
DPN PERMAHI : Stabilitas Nasional adalah Modal Utama Menjaga Keberlanjutan Pembangunan
Rumah Moderasi Bersama Polri Serukan Orang Tua Aktif Melindungi Anak Dari Bahaya Radikalisme Diruang Digital
Bimbingan Teknis PMAKI Soroti Perilaku Koruptif di Lingkungan Pendidikan dan Pentingnya Kepemimpinan BerintegritasBimbingan Teknis PMAKI Soroti Perilaku Koruptif di Lingkungan Pendidikan dan Pentingnya Kepemimpinan Berintegritas

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:37 WIB

Kapolres Aceh Tenggara diwakili Wakapolres Hadiri Kegiatan Minggu Kasih di HKBP Maranatha,, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Kapolres Aceh Tenggara diwakili Wakapolres, Terjun Langsung Laksanakan Strong Point Bersama Personel

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Perkuat Silaturahmi dan Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Diwakili Wakapolres Laksanakan Subuh Keliling di Masjid Al Muchlisin Pasbel

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Polisi Bersama Masyarakat,Kapolres Aceh Tenggara Diwakili Wakapolres Pimpin Kegiatan Aksi Green Policing

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Polres Aceh Tenggara Sentuh Hati Penghuni Rutan Lewat Siraman Rohani

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Seorang Perempuan dengan 34 Paket Sabu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Diwakili Wakapolres Aceh Tenggara Hadiri Upacara Hari Santri Nasional 2026, Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:39 WIB

Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas, Kapolres Aceh Tenggara Diwakili Wakapolres Sambangi Masyarakat Desa Pulonas

Berita Terbaru