Poros Mahasiswa Bandung Bergerak Gelar Unras Sikapi MBG dan KMP serta Berbagai Permasalahan

BARADETIK.COM

- Redaksi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 18:16 WIB

5042 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, Mahasiswa yang tergabung dalam Poros Mahasiswa Bandung Bergerak (PMBB) melakukan aksi unjuk rasa di Taman Dago Cikapayang Kota Bandung Jumat, 27 Februari 2026, mulai pukul 17.10 s.d 17.55 Wib.

Massa aksi sekitaran 45 orang melakukan long march dan berorasi di sepanjang jalan Ir.Djuanda membentangkan Spanduk dan melontarkan empat tuntutan di antaranya pertama, MBG : Maling Berkedok Gizi, kedua, Koperasi (Korupsi) Merah Putih, ketiga, Adili Brimob Penganiaya #Save Tual dan ke empat Usut Tuntas Kerusuhan 25 Agustus.

Koordinator lapangan Hasmi mengatakan tujuan mahasiswa melakukan aksi sebagai bentuk kontrol sosial mahasiswa agar Pemerintah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program Makan Bergizi Gratis

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, banyaknya kasus keracunan mengindikasikan banyaknya Korupsi dalam Program MBG, dan buruknya pengawasan serta kurang transparannya penggunaan anggaran adalah faktor utama Korupsi dalam dapur MBG.

Hasmi juga menyoroti Koperasi Merah Putih yang dinilai sebagai Sarang Korupsi dan meminta pemerintah melakukan evaluasi mendalam.

“Program MBG yang masih bermasalah, sekarang pemerintah membuat Koperasi Merah Putih yang mengganggu Dana Desa, Potensi Korupsi akan terbuka lebar karena akan dijadikan bancakan oleh pendukung pemerintah saat ini,” ujar Hasmi.

Selain itu, Massa aksi meminta agar proses penegakan hukum Anggota Brimob Penganiaya Siswa di Tual hingga Tewas di lakukan secara transparan dan memenuhi rasa keadilan.

Reformasi polri yang masih berlangsung, sudah di ciderai oleh perilaku anggota Polri yang sewenang wenang membunuh warga negara, kami meminta agar proses penegakan hukum di lakukan secara transparan dan memenuhi rasa keadilan.

Terakhir Massa meminta Usut tuntas kasus kerusuhan dalam demonstrasi di sejumlah wilayah Indonesia yang terjadi pada 25-31 Agustus 2025.

Temuan Komite Pencari Fakta menemukan indikasi keterlibatan Oknum TNI dalam kerusuhan Agustus 2025 yang mengakibatkan banyak kerusakan di negeri ini.

Tercatat ada 10 korban jiwa yang harus diusut tuntas penyebab kematiannya dan dimintai pertanggungjawaban pelaku. Presiden harus berani mengungkap seterang terangnya permasalahan ini.

Red.

Berita Terkait

Founder Rumah Saraswati: Generasi Muda Agar Tidak Terjebak Dalam Tindakan Anarkis
KDM: Penataan Halaman Gedung Sate agar Aktivitas Masyarakat Lebih Lancar
Serangan Air Keras ke Aktivis HAM, PMII Jabar Tegaskan Indonesia Darurat Demokrasi
MBK Ventura Salurkan Bantuan ke 45 Masjid di Gununghalu, Edukasi Keuangan Jadi Fokus Utama
Dialog Terbuka Kesbangpol–IWO-I KBB, Stabilitas Daerah Jadi Fokus Bersama
Wawancara Ketua HIKPI: IFBEX 2026 Fokus pada Ekosistem Bisnis Terintegrasi
Aliansi Mahasiswa SUCI Bergerak Gelar Refleksi Peringatan Hari HAM Sedunia
BEM REMA UPI Refleksi Peringatan Hari HAM Sedunia

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:18 WIB

Operasi Antik Toba 2026, Polresta Deli Serdang ungkap 65 kasus narkotika dan amankan 78 tersangka

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:10 WIB

Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Bersama Polsek Lubuk Pakam Ungkap Kasus Narkoba, Amankan 3 Tersangka dan Barang Bukti Berat

Senin, 11 Mei 2026 - 22:22 WIB

Prestasi atau Sekadar Seremoni? Menguji Nyali RW di Balik Kasus Asusila yang Membeku di Polda Metro Jaya

Rabu, 29 April 2026 - 00:26 WIB

Zero Toleransi! Polsek Dolok Batu Nanggar Buktikan Komitmen Berantas Narkoba Tanpa Negosiasi — Sabu 21 Klip dan Satu Tersangka Berhasil Diringkus

Rabu, 22 April 2026 - 23:15 WIB

Satresnarkoba Polres Batu Bara Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Satu Tersangka Diamankan

Senin, 6 April 2026 - 14:44 WIB

Satresnarkoba Polres Batu Bara ungkap kasus peredaran narkotika di Sei Balai, diamankan pelaku dan barang bukti 16,99 gram sabu

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:13 WIB

Wartawan Dihalangi dan HP Dirampas, Dugaan Modus Penipuan Pegawai Gadai Terbuka Lebar di Medan

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:42 WIB

Skandal Besar di Dunia Pers: Oknum Wartawan Diduga Konsumsi Sabu dan Terlibat Pemalsuan Tanda Tangan, Ini Harus Diusut Tuntas!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!