BANDUNG — Dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terkemuka milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi memperkuat sinergi bisnis mereka. PT Migas Utama Jabar (MUJ) dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) terkait pengembangan bisnis perusahaan di bidang energi dan layanan keuangan terintegrasi.
Prosesi penandatanganan kesepakatan tersebut dilakukan langsung oleh Direktur Utama Bank bjb, Ayi Subarna, bersama Plt Direktur Utama MUJ, Ghema Akbar. Acara berlangsung khidmat di Kantor Pusat Bank bjb, Jalan Naripan, Kota Bandung, pada Senin (22/6/2026).
Membuka Peluang Kolaborasi Lebih Luas
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kerja sama ini diproyeksikan menjadi langkah strategis bagi kedua belah pihak. Selain memperkuat ekosistem antar-BUMD di Jawa Barat, kolaborasi ini membuka peluang ekspansi yang lebih luas guna mendukung pertumbuhan usaha serta menciptakan nilai tambah (added value) yang signifikan bagi masing-masing perusahaan.
Bagi MUJ, kemitraan strategis ini memiliki potensi besar dalam mendukung akselerasi berbagai lini bisnis yang sedang berjalan maupun yang tengah dikembangkan, meliputi:
Sektor Energi Gas Bumi
Infrastruktur Energi (terfokus pada alokasi gas)
Perdagangan Energi (energy trading)
Pengelolaan Aset Strategis
Berbagai proyek strategis lainnya.
Komitmen untuk Pembangunan Jawa Barat
Melalui integrasi layanan keuangan dari bank bjb dan keahlian pengelolaan energi dari MUJ, kedua perusahaan berkomitmen penuh untuk terus berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan di wilayah Jawa Barat.
Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan sektor energi lokal, mendorong peningkatan investasi daerah, sekaligus menyajikan mutu pelayanan yang semakin profesional, inovatif, dan akuntabel kepada masyarakat.






























