Menggugat HAM Sektoral di Bandung Raya: Ikatan Mahasiswa Angkatan Muda Siliwangi (IMA AMS) Desak Pemerintah Selesaikan Krisis Pendidikan, Lingkungan, dan Kesehatan

BARADETIK.COM

- Redaksi

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:05 WIB

50122 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, 10 Desember 2025 – Ikatan Mahasiswa Angkatan Muda Siliwangi (IMA AMS) sukses menyelenggarakan diskusi publik bertajuk “Konferensi Evaluasi HAM Sektoral: Implementasi Hak Dasar Pendidikan, Lingkungan Sehat, dan Kesehatan di Wilayah Bandung Raya.” Acara yang digelar tepat pada Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia, 10 Desember 2025, di Sekretariat Braga, Bandung, ini menyoroti akar masalah ketidakpuasan pemenuhan hak-hak dasar masyarakat Kota Bandung.

Diskusi Gorowong Gagasan ini dihadiri oleh mahasiswa dan pelajar dari berbagai institusi di Kota Bandung, serta menghadirkan tiga pembicara kunci: Putra Jalu (Dosen STIKOM), Ilyas Ali Husni, S.Pd. (Aktivis Kota Bandung), dan Dr. Rafih Sri Wulandari, S.IP., M.S. (Aktivis Jawa Barat/Dosen Unla).

Kritik Moral di Tengah Kesenjangan Hak

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para pembicara memaparkan bahwa pemenuhan hak dasar di Bandung Raya masih menghadapi tantangan serius. Putra Jalu menyoroti kesenjangan dalam Hak Dasar Pendidikan, terutama terkait kualitas dan infrastruktur di pinggiran kota. Sementara Dr. Rafih Sri Wulandari menggarisbawahi perlunya pemerataan layanan dan tenaga medis untuk memastikan Hak Dasar Kesehatan dapat diakses oleh kelompok rentan.

Sorotan paling tajam datang dari Ilyas Ali Husni, S.Pd., yang membawa diskusi ke tingkat filosofis. Ia mengkritik keras kondisi moral bangsa yang mengalami dekadensi, di mana gelar dan ijazah tidak lagi berbanding lurus dengan etika publik.

“Hulu dari persoalan HAM adalah cara kita menilai manusia. HAM bukan slogan atau pasal undang-undang; ia kompas moral yang menentukan kualitas peradaban,” ujar Ilyas. Ia menegaskan bahwa pelanggaran HAM, termasuk perusakan Hak atas Lingkungan Sehat, adalah produk dari ekosistem moral yang retak, diperparah oleh apatisme publik dan mekanisme kekuasaan yang represif maupun ideologis.

Ilyas mendesak Generasi Z agar menjadikan HAM sebagai fondasi keberadaban dan memutus rantai ketakutan. “Obatnya bukan politik elektoral, melainkan determinasi moral: keberanian sipil, empati, integritas, dan solidaritas,” tegasnya.

IMA AMS: KKN Biang Keladi, Siap Mengawal

Ananda Putra, Ketua Pelaksana diskusi, menyatakan bahwa hasil kajian yang terkumpul akan segera dirumuskan menjadi rekomendasi kebijakan dan disampaikan kepada pemerintah daerah terkait.

Menutup acara tersebut, Sanjaya Martadipraja, Ketua Ikatan Mahasiswa Angkatan Muda Siliwangi (IMA AMS), menyampaikan pernyataan sikap yang sangat tegas. Sanjaya menyatakan bahwa hasil temuan diskusi akan menjadi dasar desakan IMA AMS kepada pemerintah.

“Hasil kajian ini akan kita lanjutkan dan serahkan ke pemerintah untuk mendesak segera menyelesaikan permasalahan terkait hak-hak dasar masyarakat Kota Bandung yang belum terpenuhi,” kata Sanjaya.

Lebih lanjut, Sanjaya secara eksplisit menunjuk praktik KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme) sebagai akar masalah utama yang menghambat pemenuhan hak-hak dasar masyarakat.

“Karena kami menganggap KKN-lah yang membuat semua ini terjadi. IMA AMS berkomitmen akan mengawal dan memantau proses ini hingga semua hak masyarakat di Kota Bandung terpenuhi tanpa terkecuali,” pungkas Sanjaya, menggarisbawahi komitmen jangka panjang organisasi mahasiswa tersebut. (Red)

Berita Terkait

Founder Rumah Saraswati: Generasi Muda Agar Tidak Terjebak Dalam Tindakan Anarkis
Serangan Air Keras ke Aktivis HAM, PMII Jabar Tegaskan Indonesia Darurat Demokrasi
Poros Mahasiswa Bandung Bergerak Gelar Unras Sikapi MBG dan KMP serta Berbagai Permasalahan
Aliansi Mahasiswa SUCI Bergerak Gelar Refleksi Peringatan Hari HAM Sedunia
BEM REMA UPI Refleksi Peringatan Hari HAM Sedunia
Peringatan Hari HAM: BEM KM Unpas Gelar Evaluasi Kritis Peran Negara dalam Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Kritis Hari HAM Sedunia, Soroti Pelanggaran Hak Warga di Jabar
From Tribune for Indonesia

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:30 WIB

Perkuat Silaturahmi dan Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Jumat Keliling di Masjid Al-Wustha

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Tak Sekadar Instruksi, Kapolres Aceh Tenggara Turun Langsung Berjibaku Bersihkan Jalan Nasional dan Rumah Warga Pascabanjir

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Respons Cepat Pascabanjir, Kapolres Agara Pimpin Pengerahan Personel Polres dan Brimob Bantu Warga Desa Kuning I

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:02 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Laksanakan Program Poliran Kapolri, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Perkuat Kemitraan dan Serap Aspirasi Warga, Polres Aceh Tenggara Gelar FKPM di Desa Perapat Hulu

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Polres Aceh Tenggara Edukasi Pengguna Jalan Lewat Stiker Keselamatan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Kobarkan Semangat Persatuan, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Babul Rahmah Ajak Warga Lawe Sumur Jaga Kelestarian Hutan

Berita Terbaru