Daging Meugang sebagai Simbol Silaturahmi, Polres Aceh Tenggara Libatkan Pers dan Ustaz Sambut Ramadan

BARADETIK.COM

- Redaksi

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:22 WIB

5045 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE | Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Polres Aceh Tenggara melaksanakan kegiatan berbagi daging Meugang kepada berbagai elemen masyarakat, termasuk insan pers, lembaga swadaya masyarakat (LSM), para ustaz dari pesantren, serta jajaran internal kepolisian. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 17 Februari 2026, ini menjadi bagian dari tradisi lokal sekaligus sarana mempererat silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat dalam menyambut bulan penuh berkah.

Dalam suasana yang hangat dan akrab, kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Yulhenri. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan semata pemberian dalam arti material, tetapi lebih kepada wujud kepedulian, penghargaan, dan kebersamaan antara institusi kepolisian dan masyarakat luas. Pembagian daging Meugang menjadi simbol kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan sosial dan budaya masyarakat Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres mengajak seluruh pihak untuk tidak melihat dari sisi jumlah atau besaran bantuan yang diberikan, melainkan dari niat dan semangat kebersamaan yang menyertainya. Tradisi Meugang yang hidup dan mengakar di tengah masyarakat Aceh, menurutnya, adalah momentum yang tepat untuk saling berbagi, menguatkan tali silaturahmi, dan menunjukkan empati terhadap sesama, apalagi ketika dilakukan menjelang bulan yang penuh ampunan dan rahmat.

Dalam kesempatan itu, Kapolres turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra kerja Polri, termasuk media dan LSM, yang selama ini telah berperan penting dalam menyukseskan program-program kepolisian di Aceh Tenggara. Ia menilai peran media dan organisasi masyarakat memiliki arti strategis dalam membangun pemahaman publik, meningkatkan kerja sama, serta menciptakan suasana yang kondusif di tengah masyarakat. Ucapan terima kasih juga dihaturkan kepada para ustaz pesantren atas kontribusi mereka dalam membina moral dan spiritual generasi muda di wilayah tersebut.

Mengakhiri sambutannya, Kapolres menyampaikan permohonan maaf jika selama ini terdapat kesalahan ataupun kekhilafan dalam interaksi yang terjadi antara jajarannya dan masyarakat. Ia berharap momentum Ramadan menjadi saat yang tepat untuk memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai kebajikan, saling menghormati, dan menjaga kedamaian. Dirinya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadan, serta mengisi waktu-waktu penuh rahmat ini dengan kegiatan positif yang membawa manfaat bagi sesama.

Kegiatan pembagian daging Meugang ini berjalan dengan lancar dan penuh keakraban. Penerima daging tampak menyambutnya dengan antusias dan rasa syukur, sementara para personel kepolisian yang terlibat juga menunjukkan semangat pelayanan yang tulus. Tradisi Meugang, yang terus dilestarikan di berbagai daerah di Aceh, tercermin dalam kegiatan sederhana namun sarat makna yang digelar oleh Polres Aceh Tenggara ini. Melalui momentum tersebut, tercermin kebersamaan yang melampaui batas institusi dan golongan, mempererat hubungan antara aparat penegak hukum dengan masyarakat yang mereka layani. (RED)

Berita Terkait

Polres Agara Musnahkan Narkotika Hasil Pengungkapan Kasus, Bupati Apresiasi Kinerja Polres Aceh Tenggara
Syukuran dan Tatap Muka HUT Polwan ke-78, Kapolres Apresiasi Dedikasi Polwan Polres Aceh Tenggara
Unit PPA Satreskrim Polres Aceh Tenggara Serahkan Tersangka dan Barang Bukti Perkara Tindak Pidana mengakibatkan Korban Meninggal ke Kejaksaan
Sabu Disimpan di Saku Celana, Pria 34 Tahun Diamankan Sat Resnarkoba Polres Aceh Tenggara
Gerak Cepat Satresnarkoba, Tiga Pria Diamankan, 20 Paket Sabu dan Satu Paket Ganja Jadi Barang Bukti
BPJN 3.5 Diduga Lalai, Proyek Pengaspalan Medan-Kutacane Tanpa Penyiraman Sebabkan Warga Terdampak Debu dan Terancam Kesehatan
Peredaran Ganja Dibongkar, Polres Aceh Tenggara Amankan 3 Pelaku dan 708,82 Gram Barang Bukti
Informasi Warga Ditindaklanjuti, Tim Gabungan Polres Aceh Tenggara Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Lawe Alas

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 23:14 WIB

DPP KNPI Ajak Masyarakat Indonesia Doakan Presiden Prabowo, Berhasil Kerja Sama Minyak Dan Gas dengan Putin

Minggu, 12 April 2026 - 17:50 WIB

Momentum Idul Fitri, PDBN, PGSI dan RSINU Gandeng Bank BTN, Gelar Khitan Massal Gratis Tahap Kedua

Jumat, 3 April 2026 - 16:27 WIB

Kanwil BPN Kepri, Kanwil Kemenag Kepri dan Kejati Kepri, Teken MoU Optimalisasi Sertipikas Tanah Wakaf

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:11 WIB

Polda Metro Jaya Vs Faisal Amsir, Ujian Nyata Nyali Polisi Tangkap Burnonan Pelecehan Perempuan

Selasa, 24 Maret 2026 - 10:54 WIB

Satu Dekade IKHROM: Hadiah Umroh Warnai Kemeriahan Pertemuan Tahunan Ke-10 di Semarang

Rabu, 11 Maret 2026 - 04:02 WIB

PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Telegram Panglima TNI Siaga 1, Dedi Siregar: Langkah Tepat Lindungi Negara

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:42 WIB

Pimpin Apel Ojol-Buruh di Sumsel, Kapolri Tekankan Jaga Persatuan hingga Stabilitas Nasional

Sabtu, 7 Maret 2026 - 18:57 WIB

Ramadan Penuh Berkah, IKAWIGA Santuni 500 Anak Yatim, Dhuafa, Pekerja Sosial Se Malang Raya

Berita Terbaru