Zaini Bainullah Bawa Misi Besar, SMA Negeri Perisai Dibidik Kembali Berjaya

BARADETIK.COM

- Redaksi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:13 WIB

5024 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane – Ada harapan baru di SMA Negeri Perisai Kutacane. Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah baru, Zaini Bainullah, S.Pd., M.Si., sekolah tersebut mulai membidik perubahan besar melalui konsep dan desain strategis pengembangan sekolah, dengan target mengembalikan kejayaan sebagai salah satu sekolah berprestasi di Aceh, khususnya Aceh Tenggara.

Zaini dipercaya memimpin SMA Negeri Perisai sejak 22 Juli 2026. Sebelumnya, ia memiliki pengalaman memimpin sejumlah sekolah, di antaranya SMKN Darul Hasanah, SMKN 4 Kutacane dan terakhir SMKN 2 Kutacane.

Pengalaman tersebut menjadi modal bagi Zaini dalam menyusun berbagai terobosan di SMA Negeri Perisai. Saat memimpin SMKN 2 Kutacane, sekolah tersebut berhasil masuk dalam jajaran sekolah SMK BLUD dengan pendapatan BLUD terbesar di Provinsi Aceh, yakni berada di peringkat keenam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kini, pengalaman dan konsep pengembangan tersebut ingin diterapkan di SMA Negeri Perisai melalui sejumlah program strategis. Mulai dari penguatan kapabilitas dan integritas sekolah, peningkatan kompetensi guru, penjaringan siswa berprestasi, kelas unggulan dan boarding, penguatan bimbingan dan konseling (BK), pemetaan bakat siswa hingga pembenahan sarana dan prasarana.

Hal tersebut disampaikan Zaini kepada media Senin (10/8/2026), di ruang kerjanya.

Zaini mengatakan, langkah awal yang akan dilakukan adalah membangun sistem perencanaan yang lebih terarah melalui pembentukan tim penguatan kapabilitas dan integritas sekolah serta mengoptimalkan kembali jalur prestasi dalam penerimaan peserta didik baru.

“Program ke depan pertama kita akan membentuk tim perencanaan penguatan kapabilitas dan integritas sekolah, kemudian optimalisasi jalur prestasi,” ujar Zaini.

Untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran, sekolah akan melakukan supervisi dan visitasi kelas, baik terhadap proses pembelajaran maupun mata pelajaran. Hasil supervisi akan menjadi bahan evaluasi untuk melihat kelebihan dan kekurangan guru sekaligus menentukan kebutuhan peningkatan kompetensi.

Penguatan tersebut selanjutnya akan dilakukan melalui in-house training (IHT) dan workshop bagi tenaga pendidik. Sekolah juga berencana menggandeng konsultan pendidikan dari Banda Aceh sebagai bagian dari pendampingan pengembangan mutu pendidikan.

“Langkah pertama kita melakukan supervisi dan visitasi kelas melalui supervisi kelas maupun mata pelajaran. Dari sana kita melihat kelebihan dan kekurangan guru dalam proses pembelajaran,” jelasnya.

Salah satu fokus utama Zaini adalah menghidupkan kembali budaya prestasi di SMA Negeri Perisai.

Sekolah akan melakukan penjaringan siswa berprestasi sejak jenjang SMP melalui sosialisasi ke sejumlah sekolah. Jalur prestasi tersebut akan menjadi salah satu pintu masuk bagi siswa yang memiliki kemampuan dan prestasi untuk bergabung di SMA Negeri Perisai.

“Melalui jalur prestasi, siswa-siswa SMP yang berprestasi akan kita prioritaskan. Program seperti ini sebenarnya pernah dilakukan, tetapi sempat terputus. Kita akan hidupkan kembali,” ujarnya.

Selain jalur prestasi, sekolah juga akan mengembangkan kelas unggulan serta program boarding dan sekolah unggul sebagai bagian dari strategi pengembangan peserta didik.

Zaini menyebut SMA Negeri Perisai termasuk dalam program sekolah unggul di Aceh. Sementara bagi siswa yatim yang mengikuti program boarding, berdasarkan informasi yang diterima pihak sekolah terdapat dukungan pembiayaan sekitar Rp2,4 juta per siswa per tahun.

Tidak hanya mengandalkan prestasi akademik, potensi siswa juga akan dipetakan sejak awal. Untuk siswa kelas X, sekolah berencana melaksanakan tes bakat guna mengetahui kemampuan, potensi dan minat masing-masing siswa.

Pengembangan mutu sekolah juga diarahkan pada peningkatan kualitas tenaga pendidik dan layanan bimbingan konseling.

Selain IHT dan workshop, sekolah berencana menghadirkan Dr. Hendri Putra, S.Psi., M.Pd., untuk membantu supervisi sekaligus memperkuat kapasitas guru BK.

“Kita akan menghadirkan Pak Dr. Hendri Putra, S.Psi., M.Pd. untuk membantu melakukan supervisi dan penguatan guru BK,” katanya.

Menurut Zaini, pemetaan kemampuan dan minat siswa penting dilakukan agar sekolah dapat memberikan pendampingan yang sesuai dengan potensi masing-masing peserta didik.

Selain pembenahan dari sisi akademik dan sumber daya manusia, perubahan juga mulai diarahkan pada lingkungan fisik sekolah.

Pada Senin pagi, aktivitas sekolah telah berjalan sejak sekitar pukul 07.30 WIB. Pihak sekolah juga mulai melakukan pembenahan lingkungan dengan mendatangkan alat berat dan mobil truk untuk membersihkan serta mengangkut kayu-kayu yang dinilai mengganggu bagian atap sekolah.

“Pagi tadi siswa dan guru sudah hadir di sekolah. Kita mulai melakukan pembenahan, termasuk memasukkan beko dan mobil truk untuk membersihkan kayu-kayu yang sudah mengganggu atap sekolah,” ungkap Zaini.

Untuk pengembangan sarana dan prasarana ke depan, sekolah akan mengoptimalkan berbagai sumber program, termasuk rehabilitasi, pokok pikiran (pokir) serta program Dinas Pendidikan Aceh melalui bidang sarana dan prasarana.

Zaini menegaskan, seluruh program tersebut akan dilaksanakan secara bertahap dengan melibatkan guru, siswa, orang tua dan seluruh pemangku kepentingan.

Ia berharap perubahan yang dilakukan tidak hanya terlihat dari sisi fisik sekolah, tetapi juga mampu membangun kembali semangat belajar, meningkatkan kualitas pembelajaran dan melahirkan budaya prestasi.

“Harapan kita sekolah ini kembali seperti masa jayanya dulu dengan program-program yang kita sampaikan. Salah satunya melalui jalur prestasi, dengan memprioritaskan siswa-siswa SMP yang memiliki prestasi,” ujarnya.

Dengan pengalaman memimpin sejumlah sekolah, capaian yang pernah diraih di SMKN 2 Kutacane serta desain strategis yang kini disiapkan, Zaini optimistis SMA Negeri Perisai dapat kembali menjadi sekolah berprestasi dan diperhitungkan di Aceh, khususnya Aceh Tenggara.

“Kita ingin meningkatkan kembali kualitas dan mutu SMA Negeri Perisai,” pungkas Zaini. (Edy)

Berita Terkait

Polres Agara Musnahkan Narkotika Hasil Pengungkapan Kasus, Bupati Apresiasi Kinerja Polres Aceh Tenggara
Syukuran dan Tatap Muka HUT Polwan ke-78, Kapolres Apresiasi Dedikasi Polwan Polres Aceh Tenggara
Unit PPA Satreskrim Polres Aceh Tenggara Serahkan Tersangka dan Barang Bukti Perkara Tindak Pidana mengakibatkan Korban Meninggal ke Kejaksaan
Sabu Disimpan di Saku Celana, Pria 34 Tahun Diamankan Sat Resnarkoba Polres Aceh Tenggara
Gerak Cepat Satresnarkoba, Tiga Pria Diamankan, 20 Paket Sabu dan Satu Paket Ganja Jadi Barang Bukti
BPJN 3.5 Diduga Lalai, Proyek Pengaspalan Medan-Kutacane Tanpa Penyiraman Sebabkan Warga Terdampak Debu dan Terancam Kesehatan
Peredaran Ganja Dibongkar, Polres Aceh Tenggara Amankan 3 Pelaku dan 708,82 Gram Barang Bukti
Informasi Warga Ditindaklanjuti, Tim Gabungan Polres Aceh Tenggara Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Lawe Alas

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 23:14 WIB

DPP KNPI Ajak Masyarakat Indonesia Doakan Presiden Prabowo, Berhasil Kerja Sama Minyak Dan Gas dengan Putin

Minggu, 12 April 2026 - 17:50 WIB

Momentum Idul Fitri, PDBN, PGSI dan RSINU Gandeng Bank BTN, Gelar Khitan Massal Gratis Tahap Kedua

Jumat, 3 April 2026 - 16:27 WIB

Kanwil BPN Kepri, Kanwil Kemenag Kepri dan Kejati Kepri, Teken MoU Optimalisasi Sertipikas Tanah Wakaf

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:11 WIB

Polda Metro Jaya Vs Faisal Amsir, Ujian Nyata Nyali Polisi Tangkap Burnonan Pelecehan Perempuan

Selasa, 24 Maret 2026 - 10:54 WIB

Satu Dekade IKHROM: Hadiah Umroh Warnai Kemeriahan Pertemuan Tahunan Ke-10 di Semarang

Rabu, 11 Maret 2026 - 04:02 WIB

PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Telegram Panglima TNI Siaga 1, Dedi Siregar: Langkah Tepat Lindungi Negara

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:42 WIB

Pimpin Apel Ojol-Buruh di Sumsel, Kapolri Tekankan Jaga Persatuan hingga Stabilitas Nasional

Sabtu, 7 Maret 2026 - 18:57 WIB

Ramadan Penuh Berkah, IKAWIGA Santuni 500 Anak Yatim, Dhuafa, Pekerja Sosial Se Malang Raya

Berita Terbaru