Hasil Visum Keluar, Tuduhan Pelecehan Seksual di Ponpes Samarang Garut Dipastikan Fitnah

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:44 WIB

5018 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​GARUT – Opini dan kabar burung terkait dugaan pelecehan seksual yang menyeret nama seorang ustaz sekaligus pimpinan salah satu Pondok Pesantren di Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, dipastikan tidak benar.

Berita yang sempat beredar luas di tengah masyarakat tersebut ditegaskan sebagai berita fitnah.

​Kepastian ini disampaikan oleh perwakilan tokoh ulama Priangan Timur setelah keluarnya hasil pemeriksaan medis resmi (visum et repertum) dari dokter pada hari ini, Rabu (20/5/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Hasil visum dokter yang keluar hari ini menyatakan bahwa anak yang katanya dicabuli oleh seorang ustaz pimpinan pondok pesantren tersebut kondisinya utuh.

Tidak terjadi apa-apa, baik pada alat kelamin maupun bagian belakang,” ujarnya dalam sebuah keterangan klarifikasi.

​Opini yang Sengaja Diembuskan

​Dengan keluarnya hasil visum tersebut, ia menegaskan bahwa tuduhan yang selama ini berkembang adalah opini fitnah yang sengaja ditiupkan oleh pihak-pihak yang tidak menyukai institusi pesantren maupun sosok ustaz yang bersangkutan.

​Di tengah maraknya “zaman fitnah” yang kerap menyasar komunitas pesantren belakangan ini, para pemuka agama juga mengajak masyarakat untuk mendoakan para kiai dan guru ngaji agar senantiasa diberikan keistiqomahan, kekuatan iman, dan perlindungan dari berbagai godaan serta maksiat yang makin terbuka di era digital.

​Ajakan untuk Check and Recheck di Media Sosial

​Menyikapi cepatnya penyebaran informasi negatif di media sosial—baik berupa status, cuitan, maupun video pendek—masyarakat diimbau untuk lebih cerdas dan tidak menelan mentah-mentah setiap opini yang berkembang.

​Umat Muslim diingatkan untuk selalu menerapkan prinsip Bayan atau Tabayyun (check and recheck) sebelum menyebarkan atau mengomentari suatu isu, sebagaimana yang diperintahkan dalam Al-Qur’an ketika menerima suatu kabar. Hal ini penting guna menjaga marwah institusi pendidikan pesantren sebagai salah satu pilar budaya dan pendidikan bangsa Indonesia dari residu fitnah yang merugikan.

Berita Terkait

Momentum Hari Lahir Pancasila, Lapas Binjai Kokohkan Jiwa Nasionalisme dan Integritas
Empat Dekade Mengabdi, Reuni Alumni Ke-40 Ponpes Miftahul Huda 2 Perkokoh Jati Diri di Era Transformasi
Idul Adha Penuh Berkah, Rutan Perempuan Medan Laksanakan Kurban Bersama
Lapas Binjai Gelar Razia Gabungan, Wujud Komitmen Ciptakan Lingkungan Pemasyarakatan yang Aman dan Tertib
Allahuakbar… Allahuakbar… Allahuakbar Walillahilhamd, Ferdy Sanjaya Sembiring Tebar Keberkahan Idul Adha dengan Menyembelih 19 Sapi dan 2 Kambing untuk Masyarakat
Wisuda 822 Lulusan, Universitas Widyatama Tekankan Pentingnya Adaptasi AI di Dunia Kerja
Listrik Padam di Pekanbaru, Polda Riau Gelar Patroli RAGA dan Brimob Hingga Pagi
Perdana di Jabar, Bakorda HIPMI PT Jawa Barat Gelar Rakerda dan Pengukuhan Pengurus Periode 2026-2027

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:18 WIB

Operasi Antik Toba 2026, Polresta Deli Serdang ungkap 65 kasus narkotika dan amankan 78 tersangka

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:10 WIB

Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Bersama Polsek Lubuk Pakam Ungkap Kasus Narkoba, Amankan 3 Tersangka dan Barang Bukti Berat

Senin, 11 Mei 2026 - 22:22 WIB

Prestasi atau Sekadar Seremoni? Menguji Nyali RW di Balik Kasus Asusila yang Membeku di Polda Metro Jaya

Rabu, 29 April 2026 - 00:26 WIB

Zero Toleransi! Polsek Dolok Batu Nanggar Buktikan Komitmen Berantas Narkoba Tanpa Negosiasi — Sabu 21 Klip dan Satu Tersangka Berhasil Diringkus

Rabu, 22 April 2026 - 23:15 WIB

Satresnarkoba Polres Batu Bara Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Satu Tersangka Diamankan

Senin, 6 April 2026 - 14:44 WIB

Satresnarkoba Polres Batu Bara ungkap kasus peredaran narkotika di Sei Balai, diamankan pelaku dan barang bukti 16,99 gram sabu

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:13 WIB

Wartawan Dihalangi dan HP Dirampas, Dugaan Modus Penipuan Pegawai Gadai Terbuka Lebar di Medan

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:42 WIB

Skandal Besar di Dunia Pers: Oknum Wartawan Diduga Konsumsi Sabu dan Terlibat Pemalsuan Tanda Tangan, Ini Harus Diusut Tuntas!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!