Perkuat Moral dan Keamanan Santri, FPP Kota Bandung Gelar Halaqah “Pesantren Sebagai Benteng Akhlak”

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:25 WIB

5065 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_132096

Oplus_132096

BANDUNG — Dalam upaya memperkuat nilai-nilai moral dan menjamin keamanan di lingkungan pendidikan keagamaan, Forum Pondok Pesantren (FPP) Kota Bandung menggelar acara Halaqah bertajuk “Pesantren Sebagai Benteng Akhlak dan Penjaga Kehormatan”. Kegiatan ini berlangsung khidmat pada Kamis (21/5/2026) bertempat di Pondok Pesantren Mahasiswa Uninus, Jl. Soekarno-Hatta No. 530, Kota Bandung.

​Acara yang mengusung sub-tema “Hifzhul ‘Irdh dan Perlindungan Santri di Pesantren” ini diinisiasi sebagai bentuk ikhtiar bersama dalam menguatkan nilai-nilai islami, memberikan perlindungan maksimal kepada santri, serta membangun ekosistem pesantren yang ramah, aman, sehat, dan bermartabat.

​Pantauan di lokasi menunjukkan acara ini dihadiri oleh jajaran tokoh agama, perwakilan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bandung, anggota DPRD, serta pengurus Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Poin Penting: Konsep Hifzhul ‘Irdh dan Pesantren Ramah Anak

​Dalam sesi diskusi panel, para pemateri menekankan pentingnya konsep Hifzhul ‘Irdh (menjaga kehormatan diri dan sesama) sebagai fondasi utama untuk mencegah segala bentuk kekerasan maupun tindakan yang mencederai nilai-nilai pesantren. Melalui kolaborasi antarlembaga ini, diharapkan seluruh pondok pesantren di Kota Bandung dapat terus menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi para santri untuk menuntut ilmu.

​Hadir sebagai salah satu pemateri, Ketua DPRD Kota Bandung, Dr. H. Edwin Sonjaya, menekankan pentingnya mewujudkan ekosistem pondok pesantren yang ramah anak. Menurutnya, lingkungan pesantren harus mutlak bebas dari kekerasan dan perundungan (bullying).

​”Lingkungan pesantren harus menjamin keamanan fisik maupun mental santri agar terhindar dari segala bentuk intimidasi. Kita semua harus bisa menjaga kesucian dan keamanan moral di lingkungan institusi pendidikan keagamaan,” tegas Edwin.

​Ia juga menambahkan bahwa santri diharapkan tidak hanya sehat secara mental, tetapi juga aktif secara fisik, salah satunya melalui anjuran kegiatan olahraga di lingkungan pesantren. Melalui sinergi regulasi dan komitmen bersama, pondok pesantren diharapkan mampu menjalankan peran hakikinya secara optimal sebagai pusat peradaban, benteng pertahanan keluarga, wadah pemberdayaan umat, sekaligus penjaga moral masyarakat.

​Penataan Relasi Kuasa dan Dorongan Regulasi Teknis

​Di tempat yang sama, Ketua FPP Kota Bandung, Umar Rosadi, M.Pd.I., menyampaikan pentingnya menata kembali relasi kuasa di lingkungan pesantren agar tidak memunculkan dampak negatif. Selain itu, ia mendorong agar setiap instansi pesantren memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) keamanan dan perlindungan yang jelas.

​Terkait proses legislasi, Umar berharap Pemerintah Daerah, khususnya Wali Kota Bandung, dapat segera menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwal) sebagai payung hukum teknis pendukung peraturan daerah (Perda) terkait yang sedang berjalan.

​FPP Kota Bandung berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan DPRD, Kemenag, Pemerintah Kota (Pemkot), serta tokoh intelektual lainnya untuk merumuskan langkah teknis di lapangan. Program utama yang akan segera diusung adalah pemberian edukasi masif mengenai konsep pesantren ramah anak.

​”Kita mendidik anak itu tidak bisa sendiri kalau sekarang. Harus kolaborasi dengan segala stakeholder-nya,” ujar Umar, sembari mengapresiasi kehadiran para pimpinan pondok pesantren dalam forum diskusi tersebut.

​Langkah strategis ini diharapkan tidak hanya berhenti di Kota Bandung, tetapi juga dapat meluas melalui diskusi serupa di tingkat Provinsi Jawa Barat. Kegiatan halaqah berjalan dengan lancar dan interaktif, lalu diakhiri dengan deklarasi komitmen bersama dari para pimpinan pesantren yang hadir untuk memperketat sistem pengawasan serta edukasi internal demi menjaga marwah institusi pesantren.

Berita Terkait

Momentum Hari Lahir Pancasila, Lapas Binjai Kokohkan Jiwa Nasionalisme dan Integritas
Empat Dekade Mengabdi, Reuni Alumni Ke-40 Ponpes Miftahul Huda 2 Perkokoh Jati Diri di Era Transformasi
Idul Adha Penuh Berkah, Rutan Perempuan Medan Laksanakan Kurban Bersama
Lapas Binjai Gelar Razia Gabungan, Wujud Komitmen Ciptakan Lingkungan Pemasyarakatan yang Aman dan Tertib
Allahuakbar… Allahuakbar… Allahuakbar Walillahilhamd, Ferdy Sanjaya Sembiring Tebar Keberkahan Idul Adha dengan Menyembelih 19 Sapi dan 2 Kambing untuk Masyarakat
Wisuda 822 Lulusan, Universitas Widyatama Tekankan Pentingnya Adaptasi AI di Dunia Kerja
Listrik Padam di Pekanbaru, Polda Riau Gelar Patroli RAGA dan Brimob Hingga Pagi
Perdana di Jabar, Bakorda HIPMI PT Jawa Barat Gelar Rakerda dan Pengukuhan Pengurus Periode 2026-2027

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:18 WIB

Operasi Antik Toba 2026, Polresta Deli Serdang ungkap 65 kasus narkotika dan amankan 78 tersangka

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:10 WIB

Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Bersama Polsek Lubuk Pakam Ungkap Kasus Narkoba, Amankan 3 Tersangka dan Barang Bukti Berat

Senin, 11 Mei 2026 - 22:22 WIB

Prestasi atau Sekadar Seremoni? Menguji Nyali RW di Balik Kasus Asusila yang Membeku di Polda Metro Jaya

Rabu, 29 April 2026 - 00:26 WIB

Zero Toleransi! Polsek Dolok Batu Nanggar Buktikan Komitmen Berantas Narkoba Tanpa Negosiasi — Sabu 21 Klip dan Satu Tersangka Berhasil Diringkus

Rabu, 22 April 2026 - 23:15 WIB

Satresnarkoba Polres Batu Bara Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Satu Tersangka Diamankan

Senin, 6 April 2026 - 14:44 WIB

Satresnarkoba Polres Batu Bara ungkap kasus peredaran narkotika di Sei Balai, diamankan pelaku dan barang bukti 16,99 gram sabu

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:13 WIB

Wartawan Dihalangi dan HP Dirampas, Dugaan Modus Penipuan Pegawai Gadai Terbuka Lebar di Medan

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:42 WIB

Skandal Besar di Dunia Pers: Oknum Wartawan Diduga Konsumsi Sabu dan Terlibat Pemalsuan Tanda Tangan, Ini Harus Diusut Tuntas!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!