BANDUNG – Mengisi kemuliaan bulan suci Ramadan sekaligus memperingati Nuzulul Qur’an, Walikota Kota Bandung berkolaborasi dengan Taman Belajar Al-Afifiyah menyelenggarakan aksi sosial 1000 sembako di kawasan Babakan Ciparay, Kopo Cirangrang Jum’at (06-03-2026)
Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang telah berjalan selama sepuluh tahun berturut-turut sebagai upaya menghangatkan suasana Ramadan melalui kepedulian nyata kepada sesama.
Persahabatan erat selama 11 tahun antara Walikota Bandung HM Farhan dengan pimpinan Al-Afifiyah, Kang Mako, menjadi pondasi kuat di balik terselenggaranya acara ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Pimpinan yayasan Al-Afifiyah Kh Mako Menyampaikan “Tahun ini, jumlah bantuan yang disalurkan mengalami peningkatan untuk menjangkau lebih banyak penerima manfaat. Rincian bantuan yang didistribusikan meliputi:
Beras: Sebanyak 7 ton beras disalurkan kepada warga.
Paket Sembako: Baznas Kota Bandung berkontribusi sebanyak 200 paket sembako.
Lainnya: Selain bahan pokok, panitia juga membagikan takjil dan memberikan santunan kepada anak-anak dan warga yang membutuhkan.ujarnya
Kh Mako menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada para donatur dan dermawan yang telah mempercayakan sebagian rezekinya untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui jejaring ustaz dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Baznas Kota Bandung, Ahmad Rozikin, memberikan sosialisasi mengenai besaran Zakat Fitrah untuk wilayah Kota Bandung tahun ini.
Besaran Umum: Masyarakat dapat menunaikan zakat sebesar Rp42.500 per jiwa, atau setara dengan 2,5 kilogram beras.
Khusus Al-Afifiyah: Untuk lingkungan Al-Afifiyah, besaran zakat ditetapkan senilai Rp45.000.
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh Walikota Bandung serta jajaran pengurus Baznas, tokoh agama, serta aparat kewilayahan, yang bersama-sama menyerahkan santunan secara simbolis kepada anak-anak yatim dan dhuafa.
Sinergi ini diharapkan terus memicu semangat gotong royong dan meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah momentum hari besar keagamaan.





























