BNPB Pantau Penanganan Banjir di Tiga Daerah, Ribuan Warga Terdampak

BARADETIK.COM

- Redaksi

Minggu, 23 November 2025 - 01:08 WIB

50245 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA |  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah peristiwa banjir yang melanda wilayah Indonesia dalam periode dua hari terakhir, terhitung sejak Kamis (20/11) hingga Jumat (21/11) pukul 07.00 WIB. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa sebagian besar kejadian didominasi oleh banjir yang dipicu oleh meluapnya sungai serta tanggul jebol akibat hujan dengan intensitas tinggi.

Laporan pertama diterima dari Kabupaten Garut, Jawa Barat, di mana banjir melanda wilayah Desa Balewangi, Kecamatan Cisurupan, pada Kamis sore. Peristiwa ini dipicu oleh derasnya hujan yang menyebabkan jebolnya tanggul sekaligus meluapnya aliran air dari saluran drainase permukiman warga yang tersumbat material sampah. Akibat kejadian tersebut, 54 kepala keluarga atau sekitar 190 jiwa terdampak, dengan 46 unit rumah warga, satu unit madrasah, serta sejumlah jalan desa yang ikut terendam air.

BPBD Kabupaten Garut bersama tim gabungan segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pendataan, evakuasi, serta pembersihan sisa-sisa material banjir menggunakan satu unit alat berat. Hingga Kamis malam pukul 23.00 WIB, banjir dilaporkan mulai surut di beberapa titik, namun potensi terjadinya banjir susulan masih cukup tinggi akibat saluran drainase yang belum sepenuhnya bersih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa serupa juga terjadi di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, yang dilanda banjir sejak Rabu (19/11) malam. Hujan deras menyebabkan debit air Sungai Rejoso dan Sungai Grati meluap hingga masuk ke wilayah permukiman warga. Terdapat tujuh desa yang terdampak, yakni Desa Tambakrejo di Kecamatan Kraton; Desa Legok, Gempol, dan Kejapan di Kecamatan Gempol; Desa Kedungringin dan Kedungboto di Kecamatan Beji; serta Desa Manaruwi di Kecamatan Bangil.

Berdasarkan laporan BPBD setempat, banjir di Kabupaten Pasuruan berdampak pada sedikitnya 2.060 kepala keluarga dengan total 2.069 unit rumah terendam. Tinggi muka air dilaporkan bervariasi antara 20 hingga 70 sentimeter. Hingga Jumat pagi, kondisi air di sebagian besar wilayah sudah mulai surut. Namun, genangan masih bertahan di Desa Gempol dan Desa Kedungringin akibat sistem drainase yang tersumbat dan belum dapat mengalirkan air secara normal. BPBD bersama perangkat daerah setempat telah melaksanakan kaji cepat dan menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak.

Sementara itu, banjir juga terjadi di Kabupaten Serang, Provinsi Banten, tepatnya di Desa Citasuk, Kecamatan Padarincang, pada Kamis siang. Luapan Sungai Cikalumpang mengakibatkan genangan air dengan ketinggian antara 15 hingga 80 sentimeter. Sebanyak 295 kepala keluarga atau 1.129 jiwa terdampak. Banjir merendam 162 rumah warga, satu fasilitas pendidikan, serta satu unit rumah ibadah.

BPBD Kabupaten Serang bersama unsur lintas instansi terus melakukan pendataan serta memantau perkembangan ketinggian muka air di lapangan. Tim juga disiagakan untuk membantu evakuasi apabila diperlukan, terutama bagi warga yang masih bertahan di dalam rumah masing-masing.

BNPB mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah di tiga wilayah terdampak untuk tetap waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang dalam tiga hari ke depan, sebagaimana diperkirakan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). BNPB juga mengingatkan pentingnya langkah-langkah pencegahan dan mitigasi bencana, seperti memperkuat tanggul yang mengalami keretakan dan membersihkan saluran drainase dari tumpukan sampah dan lumpur, guna meminimalkan dampak banjir lanjutan.

Berita Terkait

Korsleting Aki Picu Kebakaran Mobil di SPBU Pakam, Rugi Rp20 Juta
Diskominfo Purwakarta Dituding Persulit Kerjasama Publikasi Media
Kasus Tiang Listrik di Sridadi, Bukti PLN Abut Laku?
Gempa Bermagnitudo 4,3 Guncang Bener Meriah, Tidak Berpotensi Tsunami
Pengungsi Semeru Mulai Kembali ke Rumah, Penanganan Darurat Masih Berlangsung
BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Aceh Akibat Fase Bulan Baru

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:18 WIB

Operasi Antik Toba 2026, Polresta Deli Serdang ungkap 65 kasus narkotika dan amankan 78 tersangka

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:10 WIB

Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Bersama Polsek Lubuk Pakam Ungkap Kasus Narkoba, Amankan 3 Tersangka dan Barang Bukti Berat

Senin, 11 Mei 2026 - 22:22 WIB

Prestasi atau Sekadar Seremoni? Menguji Nyali RW di Balik Kasus Asusila yang Membeku di Polda Metro Jaya

Rabu, 29 April 2026 - 00:26 WIB

Zero Toleransi! Polsek Dolok Batu Nanggar Buktikan Komitmen Berantas Narkoba Tanpa Negosiasi — Sabu 21 Klip dan Satu Tersangka Berhasil Diringkus

Rabu, 22 April 2026 - 23:15 WIB

Satresnarkoba Polres Batu Bara Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Satu Tersangka Diamankan

Senin, 6 April 2026 - 14:44 WIB

Satresnarkoba Polres Batu Bara ungkap kasus peredaran narkotika di Sei Balai, diamankan pelaku dan barang bukti 16,99 gram sabu

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:13 WIB

Wartawan Dihalangi dan HP Dirampas, Dugaan Modus Penipuan Pegawai Gadai Terbuka Lebar di Medan

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:42 WIB

Skandal Besar di Dunia Pers: Oknum Wartawan Diduga Konsumsi Sabu dan Terlibat Pemalsuan Tanda Tangan, Ini Harus Diusut Tuntas!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!