Gempa Bermagnitudo 4,3 Guncang Bener Meriah, Tidak Berpotensi Tsunami

BARADETIK.COM

- Redaksi

Selasa, 25 November 2025 - 00:49 WIB

50368 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENER MERIAH |  Gempa bumi bermagnitudo 4,3 mengguncang wilayah Aceh Tengah dan sekitarnya pada Selasa dini hari, 25 November 2025, pukul 00.30 WIB. Informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan bahwa pusat gempa berada di darat, tepatnya di koordinat 4,83 Lintang Utara dan 96,96 Bujur Timur, atau sekitar 15 kilometer timur laut Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh. Gempa terjadi pada kedalaman dangkal, yakni 8 kilometer di bawah permukaan tanah.

Berdasarkan peta seismisitas, lokasi gempa menunjukkan aktivitas tektonik yang lazim terjadi di wilayah Aceh, yang merupakan salah satu kawasan paling aktif secara geologis di Indonesia. Posisi episenter tidak jauh dari sesar aktif yang membentang di sepanjang zona pegunungan Barisan. Meski tergolong gempa bumi dangkal, intensitas guncangan dilaporkan tidak cukup besar untuk menimbulkan kerusakan pada bangunan.

BMKG memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan atau jatuhnya korban jiwa akibat gempa tersebut. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, namun tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Pemerintah daerah dan tim kebencanaan telah disiagakan untuk memantau dampak lebih lanjut, terutama di daerah yang berada dekat dengan pusat gempa, termasuk Kabupaten Bener Meriah dan sebagian wilayah Aceh Tengah seperti Takengon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BMKG juga mengingatkan agar masyarakat tidak terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Informasi resmi mengenai gempa bumi dan potensi dampaknya hanya akan disampaikan melalui kanal resmi lembaga tersebut.

Sebagai bagian dari kawasan rawan gempa, wilayah Aceh kerap mengalami gempa berkekuatan rendah hingga menengah. Aktivitas ini merupakan bagian dari dinamika alam akibat pertemuan lempeng Indo-Australia dan Eurasia yang terjadi di wilayah barat Sumatera. Pemerintah terus mendorong upaya mitigasi melalui edukasi kebencanaan dan peningkatan kesiapsiagaan di tingkat komunitas guna mengurangi potensi risiko yang muncul akibat aktivitas seismik di masa mendatang. (*)

Berita Terkait

Korsleting Aki Picu Kebakaran Mobil di SPBU Pakam, Rugi Rp20 Juta
Diskominfo Purwakarta Dituding Persulit Kerjasama Publikasi Media
Kasus Tiang Listrik di Sridadi, Bukti PLN Abut Laku?
BNPB Pantau Penanganan Banjir di Tiga Daerah, Ribuan Warga Terdampak
Pengungsi Semeru Mulai Kembali ke Rumah, Penanganan Darurat Masih Berlangsung
BKSDA Aceh Giring Kawanan Gajah Sumatra dari Permukiman Warga di Bener Meriah
BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Aceh Akibat Fase Bulan Baru

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:18 WIB

Operasi Antik Toba 2026, Polresta Deli Serdang ungkap 65 kasus narkotika dan amankan 78 tersangka

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:10 WIB

Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Bersama Polsek Lubuk Pakam Ungkap Kasus Narkoba, Amankan 3 Tersangka dan Barang Bukti Berat

Senin, 11 Mei 2026 - 22:22 WIB

Prestasi atau Sekadar Seremoni? Menguji Nyali RW di Balik Kasus Asusila yang Membeku di Polda Metro Jaya

Rabu, 29 April 2026 - 00:26 WIB

Zero Toleransi! Polsek Dolok Batu Nanggar Buktikan Komitmen Berantas Narkoba Tanpa Negosiasi — Sabu 21 Klip dan Satu Tersangka Berhasil Diringkus

Rabu, 22 April 2026 - 23:15 WIB

Satresnarkoba Polres Batu Bara Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Satu Tersangka Diamankan

Senin, 6 April 2026 - 14:44 WIB

Satresnarkoba Polres Batu Bara ungkap kasus peredaran narkotika di Sei Balai, diamankan pelaku dan barang bukti 16,99 gram sabu

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:13 WIB

Wartawan Dihalangi dan HP Dirampas, Dugaan Modus Penipuan Pegawai Gadai Terbuka Lebar di Medan

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:42 WIB

Skandal Besar di Dunia Pers: Oknum Wartawan Diduga Konsumsi Sabu dan Terlibat Pemalsuan Tanda Tangan, Ini Harus Diusut Tuntas!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!